Penyakit Crohn dan Alergi Makanan

Tidak ada bukti bahwa diet ada hubungannya dengan menyebabkan peradangan atau penyakit Crohn. Tidak peduli apa yang Anda makan di masa lalu, itu mungkin tidak memainkan bagian dalam penyakit Crohn Anda hari ini. Sayangnya, sekarang, setelah Anda menderita penyakit Crohn, Anda mungkin menemukan bahwa Anda tidak lagi dapat dengan nyaman mengonsumsi makanan tertentu yang pernah Anda nikmati.

Tidak ada bukti yang mengaitkan alergi makanan dengan penyakit Crohn. Para ahli sekarang percaya bahwa banyak orang yang berpikir memiliki alergi makanan mungkin sebenarnya mengalami gejala awal penyakit Crohn, kolitis ulseratif, atau penyakit pencernaan serupa.

Interaksi Obat Crohn dengan Obat, Vitamin, dan Suplemen Lainnya

Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati penyakit Crohn, seperti sulfasalazine (Azulfidine, Azulfidine EN-tabs, Sulfazine), dapat mengganggu penyerapan nutrisi dari makanan. Obat-obatan tertentu yang diambil untuk kondisi medis lainnya juga dapat mempengaruhi tingkat vitamin dan mineral dalam tubuh. Tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda untuk meninjau semua obat Anda.

Alkohol, Diare, dan Penyakit Crohn

Minum alkohol tidak dianjurkan untuk kebanyakan orang dengan penyakit Crohn. Alkohol dapat mengiritasi dinding usus, menyebabkan atau memperburuk gejala seperti muntah, diare, dan pendarahan. Ini juga dapat berkontribusi terhadap malabsorpsi, semakin memperumit defisiensi nutrisi. Alkohol berinteraksi dengan banyak obat, menyebabkan efek samping yang serius. Akhirnya, alkohol mengganggu siklus tidur dan dapat membuat Anda merasa lelah dan mudah marah keesokan harinya. Namun, jika alkohol ditoleransi dengan baik dan tidak menyebabkan komplikasi, alkohol dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Diare kronis dapat menyebabkan dehidrasi sangat mudah. Dehidrasi membuat Anda merasa lemah, lelah, pusing, atau hanya "bla." Dapat menyebabkan sakit kepala, sakit perut, dan gejala lainnya. Itu juga dapat menempatkan tekanan berbahaya pada ginjal Anda. Dehidrasi dapat dihindari dengan melakukan upaya khusus untuk mengambil banyak cairan non-alkohol. Anda harus minum setidaknya 8 gelas penuh cairan setiap hari. Cobalah untuk tetap menggunakan air, jus buah encer, minuman olahraga, minuman tanpa kafein, dan minuman buah dan sayuran. Hindari minuman berkafein dan soda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar